1. Apa itu Program Revitalisasi Sekolah?

Program Revitalisasi Sekolah adalah program pemerintah melalui Kemendikdasmen untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan melalui rehabilitasi, renovasi, pembangunan, dan penyediaan fasilitas pendidikan agar sekolah menjadi lebih aman, nyaman, dan layak.


2. Apa tujuan utama Program Revitalisasi Sekolah?

Tujuan utama program ini adalah:

  • meningkatkan mutu lingkungan belajar,
  • memastikan keselamatan dan kenyamanan peserta didik,
  • mengurangi kesenjangan sarana pendidikan,
  • serta mendukung pemerataan layanan pendidikan di seluruh Indonesia.

3. Sekolah seperti apa yang diprioritaskan menerima revitalisasi?

Prioritas diberikan kepada:

  • sekolah dengan kerusakan berat,
  • sekolah di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar),
  • sekolah terdampak bencana,
  • serta sekolah yang memiliki keterbatasan sarana pembelajaran.

4. Jenjang pendidikan apa saja yang dapat menerima bantuan revitalisasi?

Program revitalisasi mencakup:

  • PAUD,
  • SD,
  • SMP,
  • SMA,
  • SMK,
  • SLB,
  • SKB,
  • PKBM,
    baik negeri maupun swasta sesuai ketentuan dan hasil verifikasi pemerintah.

5. Apa saja bentuk bantuan revitalisasi sekolah?

Bantuan dapat berupa:

  • rehabilitasi ruang kelas,
  • pembangunan ruang baru,
  • renovasi bangunan,
  • pembangunan sanitasi,
  • penyediaan air bersih,
  • penataan lingkungan sekolah,
  • hingga pengadaan sarana pendukung pembelajaran.

6. Dari mana sumber pendanaan Program Revitalisasi Sekolah?

Pendanaan program berasal dari APBN melalui alokasi anggaran Kemendikdasmen. Pada tahun 2026 pemerintah mengalokasikan sekitar Rp14 triliun untuk program revitalisasi satuan pendidikan.


7. Bagaimana sekolah dapat diusulkan menerima bantuan revitalisasi?

Pengusulan dilakukan melalui pemerintah daerah dan aplikasi revitalisasi satuan pendidikan yang terintegrasi dengan data pendidikan nasional, terutama data Dapodik. Sekolah harus memastikan data sarana prasarana pada Dapodik terisi lengkap dan valid.


8. Apakah sekolah swasta juga dapat menerima revitalisasi?

Ya. Program revitalisasi dapat diberikan kepada sekolah negeri maupun swasta sepanjang memenuhi persyaratan dan lolos proses verifikasi serta validasi pemerintah.


9. Apa manfaat revitalisasi bagi peserta didik dan guru?

Manfaat revitalisasi antara lain:

  • ruang belajar lebih aman dan nyaman,
  • proses pembelajaran lebih efektif,
  • meningkatnya kesehatan dan keselamatan warga sekolah,
  • serta terciptanya lingkungan belajar yang lebih berkualitas.

11. Apakah desain revitalisasi sekolah harus seragam?

Tidak. Kemendikdasmen memberikan ruang agar revitalisasi dapat menyesuaikan kondisi daerah dan kearifan lokal (local wisdom), termasuk penggunaan material dan desain yang sesuai karakter wilayah masing-masing.


14. Bagaimana pemerintah memastikan bantuan revitalisasi tepat sasaran?

Pemerintah melakukan:

  • verifikasi dan validasi data sekolah,
  • monitoring pelaksanaan,
  • pengawasan penggunaan anggaran,
  • serta evaluasi berbasis aplikasi dan data Dapodik agar bantuan tepat sasaran dan transparan.

15. Apa itu Program Digitalisasi Pembelajaran?

Program Digitalisasi Pembelajaran adalah program Kemendikdasmen untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi digital di sekolah agar proses belajar menjadi lebih interaktif, modern, dan merata di seluruh Indonesia.


16. Apa tujuan utama Program Digitalisasi Pembelajaran?

Tujuan program ini adalah:

  • meningkatkan mutu pembelajaran,
  • memperluas akses pendidikan berkualitas,
  • mendukung pemerataan pendidikan,
  • serta membekali peserta didik dengan keterampilan abad ke-21 dan literasi digital.

17. Apa saja bentuk bantuan dalam Program Digitalisasi Pembelajaran?

Bantuan yang diberikan antara lain:

  • Papan Interaktif Digital (PID) atau Interactive Flat Panel (IFP),
  • laptop,
  • media penyimpanan konten pembelajaran,
  • akses platform pembelajaran digital,
  • serta pelatihan pemanfaatan teknologi untuk guru.

18. Apa itu Interactive Flat Panel (IFP)?

IFP atau Papan Interaktif Digital adalah perangkat layar sentuh pintar yang digunakan dalam pembelajaran untuk menampilkan materi, video, simulasi, dan aktivitas interaktif sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik dan efektif.


19. Apa manfaat digitalisasi pembelajaran bagi peserta didik?

Manfaatnya meliputi:

  • pembelajaran lebih menarik dan interaktif,
  • akses materi belajar lebih luas,
  • peningkatan motivasi belajar,
  • penguatan literasi digital,
  • serta kesempatan belajar yang lebih setara antara daerah dan kota besar.

20. Apa manfaat program ini bagi guru?

Program ini membantu guru:

  • menyajikan pembelajaran lebih kreatif,
  • mengakses berbagai sumber belajar digital,
  • meningkatkan kompetensi teknologi,
  • serta mempermudah penyampaian materi dan evaluasi pembelajaran.

21. Apakah sekolah di daerah 3T juga mendapatkan program digitalisasi?

Ya. Program ini diprioritaskan juga untuk daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) agar pemerataan mutu pendidikan dapat tercapai. Pemerintah turut mendukung penyediaan internet dan intervensi listrik untuk sekolah-sekolah tersebut.


22. Apakah program ini hanya memberikan perangkat digital?

Tidak. Selain perangkat, pemerintah juga menyediakan:

  • pelatihan guru,
  • konten pembelajaran digital,
  • pendampingan penggunaan teknologi,
  • serta penguatan ekosistem pembelajaran digital di sekolah.

23. Apa itu platform Rumah Pendidikan?

Rumah Pendidikan adalah superaplikasi layanan pendidikan digital Kemendikdasmen yang menyediakan video pembelajaran, laboratorium maya, artikel, gim edukasi, latihan soal, dan berbagai layanan pendidikan digital dalam satu platform.


24. Bagaimana sekolah dapat menerima bantuan digitalisasi pembelajaran?

Sekolah perlu memastikan data Dapodik valid dan lengkap, terutama terkait sarana prasarana dan identitas sekolah, karena penyaluran bantuan menggunakan data hasil verifikasi dan validasi pemerintah.


25. Apakah Program Digitalisasi Pembelajaran dipungut biaya?

Tidak. Kemendikdasmen menegaskan bahwa program digitalisasi pembelajaran dilaksanakan tanpa pungutan biaya. Jika terdapat indikasi penyimpangan, masyarakat dapat melapor melalui kanal resmi pengaduan pemerintah.


26. Apakah guru mendapatkan pelatihan penggunaan perangkat digital?

Ya. Kemendikdasmen menyelenggarakan berbagai pelatihan, bimbingan teknis, dan pelatihan mandiri agar guru mampu memanfaatkan perangkat digital secara optimal dalam pembelajaran.

27. Apa itu Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)?

Pembelajaran Mendalam adalah pendekatan pembelajaran yang dikembangkan oleh Kemendikdasmen untuk menciptakan proses belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan melalui pengembangan olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga secara holistik.


28. Mengapa Kemendikdasmen menerapkan kebijakan Pembelajaran Mendalam?

Kebijakan ini diterapkan untuk mengatasi berbagai tantangan pendidikan seperti:

  • learning loss,
  • learning poverty,
  • budaya belajar hafalan,
  • rendahnya kemampuan berpikir kritis,
  • serta fenomena โ€œschooling without learningโ€ atau sekolah tanpa pemahaman yang mendalam.

29. Apa tujuan utama Pembelajaran Mendalam?

Tujuan utama Pembelajaran Mendalam adalah:

  • meningkatkan kualitas pemahaman peserta didik,
  • membangun kemampuan berpikir kritis dan analitis,
  • membentuk karakter,
  • serta menyiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan abad ke-21 dan era digital.

30. Apa prinsip utama Pembelajaran Mendalam?

Pembelajaran Mendalam memiliki tiga prinsip utama:

  1. Berkesadaran (mindful)
    Peserta didik belajar dengan kesadaran dan motivasi intrinsik.
  2. Bermakna (meaningful)
    Pembelajaran relevan dengan kehidupan nyata.
  3. Menggembirakan (joyful)
    Suasana belajar dibuat positif, menyenangkan, dan memotivasi.

31. Apakah Pembelajaran Mendalam mengganti Kurikulum Merdeka?

Tidak. Pembelajaran Mendalam bukan kurikulum baru dan tidak menggantikan Kurikulum Merdeka. Pendekatan ini memperkuat praktik pembelajaran agar lebih berkualitas dan berpusat pada murid.


32. Apa perbedaan Pembelajaran Mendalam dengan pembelajaran biasa?

Pembelajaran biasa sering berfokus pada penyelesaian materi dan hafalan. Pembelajaran Mendalam lebih menekankan:

  • pemahaman konsep,
  • refleksi,
  • penerapan dalam kehidupan nyata,
  • kolaborasi,
  • dan pengalaman belajar yang bermakna.

33. Apa peran guru dalam Pembelajaran Mendalam?

Guru berperan sebagai:

  • fasilitator pembelajaran,
  • pendamping belajar,
  • pengembang suasana belajar yang memuliakan,
  • serta pengarah peserta didik agar aktif berpikir dan berefleksi.

34. Apakah Pembelajaran Mendalam hanya menggunakan teknologi digital?

Tidak. Teknologi digital hanyalah salah satu pendukung. Inti Pembelajaran Mendalam adalah kualitas pengalaman belajar, keterlibatan peserta didik, dan pemahaman mendalam terhadap materi.


35. Apa hubungan Pembelajaran Mendalam dengan kecerdasan artifisial (AI) dan koding?

Kemendikdasmen mengintegrasikan penguatan kemampuan AI dan koding sebagai bagian dari pengembangan keterampilan abad ke-21 agar peserta didik mampu berpikir logis, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.


36. Bagaimana implementasi Pembelajaran Mendalam di sekolah?

Implementasi dilakukan melalui:

  • pembelajaran berbasis proyek,
  • diskusi reflektif,
  • pemecahan masalah nyata,
  • pembelajaran kolaboratif,
  • pemanfaatan teknologi digital,
  • serta asesmen yang menilai pemahaman dan proses belajar.

37. Apakah guru mendapatkan pelatihan Pembelajaran Mendalam?

Ya. Kemendikdasmen melaksanakan pelatihan nasional bagi guru dan kepala sekolah melalui berbagai program penguatan kapasitas, termasuk pendekatan Teacher Experiential Training (TET).


38. Apa manfaat Pembelajaran Mendalam bagi peserta didik?

Manfaatnya antara lain:

  • meningkatkan kemampuan berpikir kritis,
  • memperkuat kreativitas,
  • meningkatkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi,
  • memperkuat karakter,
  • serta membantu peserta didik memahami materi secara lebih mendalam dan tahan lama.

39. Apakah Pembelajaran Mendalam cocok diterapkan di semua jenjang pendidikan?

Ya. Pendekatan ini dapat diterapkan mulai PAUD hingga pendidikan menengah dengan penyesuaian metode sesuai usia, karakteristik peserta didik, dan konteks pembelajaran.

40. Apa itu Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)?

SPMB adalah sistem penerimaan peserta didik baru yang diselenggarakan oleh Kemendikdasmen untuk memastikan proses penerimaan murid berlangsung objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi. SPMB merupakan penyempurnaan dari sistem PPDB sebelumnya. (kemendikdasmen.go.id)


41. Mengapa PPDB diubah menjadi SPMB?

Perubahan dilakukan untuk:

  • memperbaiki berbagai kendala pada PPDB,
  • meningkatkan pemerataan akses pendidikan,
  • memperkuat transparansi,
  • serta memastikan penerimaan murid lebih adil dan sesuai kondisi daerah masing-masing. (kemendikdasmen.go.id)

42. Apa tujuan utama Program SPMB?

Tujuan utama SPMB adalah:

  • memberikan akses pendidikan yang merata,
  • meningkatkan kualitas layanan penerimaan murid,
  • mencegah diskriminasi,
  • dan memastikan seluruh anak memperoleh kesempatan pendidikan yang setara. (ditpsd.kemendikdasmen.go.id)

43. Jalur apa saja yang tersedia dalam SPMB?

SPMB umumnya terdiri atas beberapa jalur penerimaan:

  • Jalur Domisili,
  • Jalur Afirmasi,
  • Jalur Prestasi,
  • dan Jalur Mutasi/Tugas Orang Tua.
    Ketentuan persentase tiap jalur dapat disesuaikan pemerintah daerah sesuai regulasi yang berlaku. (kemendikdasmen.go.id)

44. Apa yang dimaksud Jalur Domisili?

Jalur Domisili adalah jalur penerimaan berdasarkan kedekatan tempat tinggal calon murid dengan sekolah tujuan yang dibuktikan melalui dokumen resmi seperti Kartu Keluarga sesuai ketentuan pemerintah daerah. (ditpsd.kemendikdasmen.go.id)


45. Apa itu Jalur Afirmasi?

Jalur Afirmasi diperuntukkan bagi:

  • peserta didik dari keluarga kurang mampu,
  • penyandang disabilitas,
  • atau kelompok tertentu yang membutuhkan dukungan akses pendidikan.
    Program ini bertujuan memperluas pemerataan pendidikan. (kemendikdasmen.go.id)

46. Apa yang dimaksud Jalur Prestasi?

Jalur Prestasi adalah jalur penerimaan berdasarkan capaian akademik maupun nonakademik calon murid, seperti nilai rapor, lomba, olahraga, seni, maupun prestasi lainnya sesuai ketentuan daerah. (ditpsd.kemendikdasmen.go.id)


47. Apakah SPMB dilaksanakan secara online?

Ya. Sebagian besar daerah melaksanakan SPMB secara daring (online) menggunakan sistem informasi digital agar proses lebih transparan, mudah dipantau, dan meminimalkan praktik kecurangan. Namun daerah tertentu masih dapat menggunakan mekanisme luring sesuai kondisi wilayah. (kemendikdasmen.go.id)


48. Bagaimana pemerintah memastikan SPMB berjalan transparan?

Pemerintah melakukan:

  • integrasi sistem digital,
  • verifikasi data,
  • pengawasan berlapis,
  • publikasi hasil seleksi secara terbuka,
  • serta menyediakan kanal pengaduan masyarakat. (inspektorat.kemendikdasmen.go.id)

49. Apakah sekolah boleh melakukan pungutan dalam proses SPMB?

Tidak. Proses SPMB pada sekolah negeri tidak dipungut biaya. Kemendikdasmen melarang pungutan liar dan meminta masyarakat melapor jika menemukan pelanggaran. (kemendikdasmen.go.id)


50. Apa dokumen yang biasanya diperlukan dalam SPMB?

Dokumen yang umum diperlukan antara lain:

  • Kartu Keluarga,
  • akta kelahiran,
  • rapor,
  • ijazah atau surat keterangan lulus,
  • kartu bantuan sosial (untuk afirmasi),
  • serta dokumen prestasi jika mendaftar melalui jalur prestasi.
    Persyaratan detail mengikuti ketentuan daerah masing-masing. (ditpsd.kemendikdasmen.go.id)

51. Apa manfaat sistem digital dalam SPMB?

Manfaatnya meliputi:

  • proses pendaftaran lebih mudah,
  • hasil seleksi lebih transparan,
  • mengurangi antrean dan praktik percaloan,
  • serta memudahkan masyarakat memantau proses seleksi secara real time. (kemendikdasmen.go.id)

52. Bagaimana jika masyarakat menemukan dugaan kecurangan dalam SPMB?

Masyarakat dapat melapor melalui:

  • kanal pengaduan resmi pemerintah daerah,
  • Unit Layanan Terpadu Kemendikdasmen,
  • Inspektorat Jenderal,
  • maupun layanan pengaduan online yang tersedia selama pelaksanaan SPMB. (inspektorat.kemendikdasmen.go.id)

53. Apakah kebijakan SPMB berlaku sama di seluruh Indonesia?

Prinsip umum SPMB berlaku nasional, namun implementasi teknis dapat disesuaikan oleh pemerintah daerah berdasarkan kondisi wilayah, jumlah sekolah, kapasitas daya tampung, dan karakteristik daerah masing-masing.

Bagikan